Tugas Ilmu Budaya Dasar I (Pandangan Hidup) : Perjuangan Seorang Driver

Terima kasih kepada Saudara Ali yang telah memberi saya peluang untuk mewawancarainya.


1. Kapan pertama kali Anda mula bekerja sebagai Driver? Adakah ini pilihan Anda sendiri?
Saya telah menekuni pekerjaan ini sejak tahun 2008. Iya ,ini merupakan pilihan saya sendiri.

2. Mengapa Anda memilih pekerjaan ini?
Menurut saya hanya pekerjaan sebagai Driver yang boleh saya lakukan.

3. Pekerjaan apa saja yang Anda lakukan setiap hari?
Mengantar dan mengendarai kendaraan.

4. Dari semua pekerjaan-pekerjaan yg dilakukan, pekerjaan manakah yang menurut Anda paling berat?
Mengantar barang ke suatu alamat.

5. Jika tidak keberatan,harap Anda mau menceritakan perjuangan Anda hingga boleh sampai ke Jakarta.
Menjadi seorang Driver boleh saja terdengar rendah dan gampang, tetapi perihal tersebut tidak seluruhnya benar terutama bagi kami yang ingin bekerja di kota lain. Sebelum saya boleh bekerja di Jakarta, terlebih dahulu saya harus mengikuti pelatihan bahasa kota dan pelatihan mengemudi selama enam bulan secara intensif di kampung halaman. Pada masa pelatihan itu, saya harus berpisah dengan keluarga. Di sana saya benar-benar dilatih untuk menjadi seorang Driver yang baik.

6. Anda telah 3 tahun bekerja di Jakarta, sudah berapa kali kah Anda pulang ke kampong halaman?
Setiap 3 bulan sekali , atau pada hari-hari raya tertentu.

7. Tidakkah Anda merindukan keluarga Anda? Apa yang biasanya Anda lakukan untuk melepas rasa rindu tersebut?
Tentu saya sangat merindukan keluarga saya. Untuk melepas rasa rindu saya terhadap mereka biasanya saya haya bisa menelpon, tapi menurut saya itu saja sudah cukup.

8. Pernahkah Anda menyesali memilih pekerjaan sebagai Driver?
Dulu saya sempat berpikir seperti itu, namun itu tidaklah lama. Sekarang saya amat mensyukuri saya menekuni Pekerjaan ini dimana saya mendapatkan seorang majikan yang sangat baik terhadap saya dan sudah menganggap saya seperti keluarganya sendiri.

9. Sebagai penutup, apakah Anda ingin menyampaikan pesan-pesan untuk para penerus-penerus muda seperti kami? Dan juga pandangan hidup Anda?
Hidup ini memang sulit,penuh rintangan dan cobaan. Jka diibaratkan,hidup ini seperti roda yang terus berputar,selalu bergantian atas dan bawah dimana itu mencerminkan bahawa kesenangan dan kesusahan datang silih berganti.Jadi,janganlah mudah menyerah,harus terus berjuang demi mendapatkan sebuah kejayaan. Terutama kepada kalian pelajar-pelajar yang jauh-jauh datang ke Jakarta untuk sekolah,belajarlah degan giat. Jangan pernah mengecewakan ibu dan bapak kalian yang telah membiayai sekolah kalian yang sangat mahal di sini. Jadi, capailah cita-citamu setinggi bintang di langit!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s