Rahasia Presentasi Steve Jobs

“Ingatlah, jika Anda membaca buku ini, presentasi Anda takkan pernah sama lagi.”

– Martin Lindstrom, penulis buku laris Buyology

Sekilas Tentang Penulis dan Pandangannya Terhadap Steve Jobs

Carmine Gallo adalah pelatih presentasi, pelatihan media, dan keterampilan komunikasi untuk merek-merek ternama di dunia. Ia adalah penulis dan kolumnis Businessweek.com dan pembicara keynote serta pemimpin seminar yang sering tampil di CNBC, NBC, CBS, MSNBC.com, BNET, RedBook, Forbes.com, dan di New York Times, The Wall Street Journal, dan Investor’s Business Daily, dan media-media yang lain. Gallo tinggal di San Francisco Bay dan mantan wakil presiden untuk sepuluh teratas perusahaan humas global.

Dalam buku ini, Ia menuliskan setiap detail pesona Steve Jobs di atas panggung. Di mata Gallo, Steve Jobs adalah komunikator paling memukau di dunia. Menurutnya, Jobs piawai menyampaikan gagasannya di atas panggung dengan merencanakan, menjawab pertanyaan penting, hingga menyihir dengan kata-kata luar biasa dan inspiratif. Jobs, menurut Gallo, sejajar dengan salah satu komunikator  kelas wahid abad kedua puluh yaitu Perdana Menteri Inggris Winston Churchill. Sosok Churchill merupakan manifestasi dari kombinasi antara persuasi, pengaruh, dan motivasi, yang penting untuk membangkitkan jutaan orang Inggris yang melalui hari-hari gelap semasa Perang Dunia IT.

Bagaimana Tampil Luar Biasa Hebat di Depan Setiap Audiens

Bagaimana seorang bisa tampil luar biasa hebat di depan setiap audiens? Pertanyaan mendasar ini mungkin sangat sulit bagi kita, sekalipun kita pernah beberapa kali melakukan presentasi di depan publik. Namun, tidak bagi mendiang Steve Jobs, pendiri Apple Inc. Steve Jobs dalam komunitas bisnis (terutama IT) telah diakui sebagai komunikator yang paling memukau dan perannya itu mampu membawa perusahaannya menuju kelas dunia.

Steve Jobs mentransformasikan slide show yang biasa, membosankan, teknis, dan monoton menjadi event yang lengkap dengan para pahlawan, penjahat, para pemain pendukung, dan latar yang menakjubkan. Presentasi yang Ia bawakan selalu menarik perhatian audiens dengan gaya dan penguasaan panggungnya yang tiada tara dan selalu penuh dengan makna.

Dalam presentasinya ia tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menceritakan sebuah cerita, gambar, memberikan visi, dan aspirasi, sehingga para audiens pun tidak merasa bosan. Presentasi Jobs sangat mirip dengan sebuah adegan dramatis-permainan drama yang dikemas dan dilatih dengan baik, yang memberikan informasi, menghibur, dan memberikan inspirasi. ‘Drama’ tersebut sering dikenal pula dengan istilah “adegan tiga babak”. Dalam setiap babak-babak tersebut terbagi atas beberapa “adegan”.

1. Menciptakan Cerita : menciptakan alur cerita (plot) adalah langkah pertama dalam menjual gagasan anda dengan penuh kekuatan, persuasi, dan kharisma.

  • Merencanakan dalam bentuk analog
  • Menjawab satu pertanyaan yang paling penting.
  • Mengembangkan sebuah misi tujuan.
  • Menciptakan headline mirip Twitter
  • Menggambar peta perjalanan
  • Memperkenalkan tokoh antagonis
  • Menyambut datangnya sang pahlawan

2. Menciptakan Pengalaman : Steve Jobs tidak memberikan presentasi. Ia menawarkan sebuah pengalaman pribadi

  • Salurkan zen dalam diri mereka
  • Dandani angka-angkanya
  • Gunakan kata-kata “luar biasa”
  • Bebagi panggung
  • Hiasi panggung prestasi anda dengan property
  • Ungkapkan momen-momen ‘mengejutkan’

3. Memoles dan Melatih Diri  : bagaimana Jobs memoles dan melatih presentasinya untuk membuat sebuah hubungan emosional dengan audiensnya.

  • Kuasai panggung
  • Buatlah seolah tanpa upaya
  • Pakailah pakaian yang sesuai.
  • Buang naskahnya
  • Nikmatilah

Apabila kita telah menguasai strategi dan pembelajaran yang dijabarkan di atas, kita dapat menguasai audiens manapun, memukau mereka, menyampaikan pesan kita secara ringkas dan jelas, menyampaikan nilai produk dan jasa kita, dan menjual ide kita secara lebih persuasif daripada yang pernah kita bayangkan, serta memberikan pengalaman menarik bagi pelanggan dan klien, bahkan rekan kerja, sehingga mereka lebih tertarik pada kita.

Komentar Pribadi

“Rahasia Presentasi Steve Jobs : Bagaimana Tampil Luar Biasa Hebat di Depan Setiap Audiens” mempunyai bahasa yang sedikit sulit dimengerti untuk saya, namun maknanya jelas dan alurnya terarah. Dalam buku ini, detail-detail kecil yang luput dari pandangan orang awam yang ada pada strategi Steve Jobs dideskripsikan dengan baik. Strategi-strategi yang menurut saya dan beberapa teman saya “aneh” juga diberikan penjelasan supaya lebih mudah dimengerti. Terakhir, buku ini penuh dengan inspirasi-inspirasi yang menakjubkan.

Buku ini mempunyai daya tarik terutama untuk kami para mahasiswa, yang seringkali melakukan kesalahan ketika mempresentasikan “sesuatu”, apapun itu, baik di hadapan teman-teman, senior, maupun guru dan dosen. Saya pribadi mendapat banyak inspirasi setelah membaca buku ini, contohnya adalah bagaimana memposisikan imajinasi dalam mengemukakan pendapat pada orang lain, dan bagaimana cara menikmati hal-hal yang sudah menjadi kewajiban kita. Menurut saya, buku ini bernilai 9/10. Mengapa saya yang amatir dalam memberikan review bisa memberikan nilai yang begitu tinggi? Karena buku ini menambah satu lagi pola berpikir dalam hidup saya. Terutama, sebagai mahasiswa yang saling berkompetisi dengan mahasiswa lainnya.

Sekian tulisan yang saya buat. Apabila ada hal yang kurang berkenan mohon dimaafkan. Terima kasih.

“Older people sit down and ask, ‘What is it?’ but the boy asks, ‘What can I do with it?’.
– Steve Jobs

Nama : Akbar Imanulrachman

Kelas : 2IA14

NPM : 50410469

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s